Kroasia Menang Tipis, Modric Rayakan 200 Caps di Toronto

Bola Internasional News Piala Dunia Terkini

Luka Modric dan timnas Kroasia saat merayakan kemenangan. Foto : FIFA.

TORONTO, KABAR BOLA– Rasa lega lebih dominan ketimbang euforia menyelimuti Kroasia pada Selasa malam (23/6/2026). Bertanding di Toronto Stadium, Toronto, Ontario, Kroasia meraih kemenangan krusial 1-0 atas Panama pada laga Grup L Piala Dunia FIFA 2026. Hasil ini menjaga asa Vatreni tetap hidup—sekaligus menutup malam bersejarah Luka Modric dengan cara yang pantas.

Peluit panjang berbunyi, dan tiga poin akhirnya diamankan. Namun performa di lapangan jauh dari kata sempurna. Setelah kekalahan 4-2 dari Inggris pada laga pembuka, Kroasia sadar betul: kekalahan kedua berarti tersingkir bahkan sebelum laga pamungkas kontra Ghana. Kemenangan tipis ini membuat mereka tetap memegang kendali atas nasib sendiri.

Gol Penentu di Babak Kedua

Laga berjalan ketat sejak awal. Panama tampil berani dan kerap merepotkan, terutama di babak pertama. Mereka agresif merebut bola kedua dan memaksa Kroasia bekerja keras. Kebuntuan baru pecah pada menit ke-54. Umpan silang mendatar Josip Stanisic dari sisi kanan disambut Ante Budimir di tiang jauh—sontekan tenang, gol, 1-0.

“Kami menderita,” ujar Budimir seusai laga. “Panama cepat, teknis, dan sangat tangguh. Di babak pertama mereka mendominasi banyak momen. Tapi kami tahu apa yang dipertaruhkan.”

Kroasia kemudian lebih disiplin mengelola tempo. Tidak banyak peluang bersih tercipta, namun lini belakang tampil lebih rapi—terutama saat menghadapi bola mati, sektor yang sempat menjadi masalah pada laga sebelumnya.

PR Tetap Menumpuk

Kemenangan memang menenangkan, tapi evaluasi tak bisa ditunda. Bek Marin Pongracic menegaskan masih banyak pekerjaan rumah. “Yang terpenting kami menang. Tapi cara kami meraihnya juga penting. Kami ingin melangkah jauh, dan kami harus bermain lebih baik,” katanya.

Kesalahan teknis dan penguasaan bola menjadi sorotan. Kroasia dinilai masih sering memberi ruang bagi lawan untuk masuk ke area berbahaya. Sisi positifnya, clean sheet memberi modal kepercayaan diri jelang laga penentuan.

Malam ke-200 Luka Modric

Di balik tensi pertandingan, Toronto menjadi saksi penampilan ke-200 Luka Modric bersama timnas Kroasia—tonggak langka dan eksklusif di sepak bola internasional. Seusai laga, para pemain melakukan lap of honour mengenakan kaus khusus bertuliskan “infinite legacy”, sebelum mengangkat sang kapten sebagai bentuk penghormatan.

“Ini pencapaian yang gila,” ujar Pongracic. “Ia pemimpin besar, kapten kami. Kami sangat bersyukur memilikinya.”

Bagi Budimir, kemenangan membuat perayaan terasa lebih bermakna. “Tidak banyak pemain mencapai 200 caps. Mengiringinya dengan kemenangan krusial membuat malam ini istimewa.”

Menatap Laga Penentuan

Kroasia kini harus membawa kepercayaan diri yang diraih dengan susah payah ini ke laga terakhir grup melawan Ghana. Fokusnya jelas: mempertajam penguasaan bola, meminimalkan kesalahan teknis, dan menjaga soliditas pertahanan. Di Toronto, mereka mendapat lebih dari sekadar tiga poin—mereka mendapatkan waktu dan harapan, serta malam tak terlupakan untuk sang kapten (Wan).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *